About Me
- Warsinem Berkonde
- WARGA SIJI ENEM BERNAFSU KOMPAK DAN PENUH IDE | X6 SMANSSA 2011/2012 °\(^▿^)/°
Orener's
Selasa, 06 September 2011
Pertemuan Singkat
Sore itu aku berjalan-jalan disebuah pusat perbelanjaan dengan Rita. Kami melihat baju-baju yang terpajang dengan rapi. Kami hanya melihat-lihat baju karena belum ada satupun baju yang menarik perhatian kami. Saat kami melihat-lihat, rita menemukan dress berwarna hitam. Kamipun kekasir untuk membayar.
Ketika hendak membayar, kami bertemu Kak Rendy kakak kelasku. Aku tidak menyangka Kak Rendy tersenyum dan menyapaku. Wajahnya yang tampan membuatku merasa deg-degan. Rita yang menyadari gerak-gerikku yang aneh pun tersenyum. Aku hanya dapat menyapa dan tersenyum pada kak Rendy, ternyata Kak Rendy bersama seorang cewek.
Hatiku yang berbunga-bunga, sontak berhenti karena melihat hal itu. Akhirnya, Kak rendy berjalan menjauh tapi senyumannya masih membekas diingatanku. Aku bertanya pada Rita siapa cewek itu, ternyata dia adiknya Kak Rendy. Pulang dari sana aku senyum-senyum sepanjang perjalanan, walau Aku tahu kami hanya bertemu sebentar.
Ratih Kusumawati
23 (dua puluh tiga)
Ratih Kusumawati
23 (dua puluh tiga)
Minggu, 04 September 2011
Dompet Yang Terlupa
Ibuku bingung, lalu dia memintaku untuk membayarnya terlebih dahulu. Sebenarnya aku kesal karena uang yang aku kumpulkan untuk membali poster Shinee harus hangus untuk membayar baju. Saat aku mengeluarkan dompetku, aku melihat dompet ibuku ada di saku celana ibuku. Padahal ibuku tadi sampai membolak-balik tasnya. Aku langsung menyuruh ibuku untuk meraba saku celananya. Akhirnya uangku tidak jadi digunakan untuk membayar baju karena dompet ibuku sudah ketemu dan aku bisa membeli poster Shinee yang aku inginkan.
Aku hampir berjingkrak-jingkrak di kasir. Untung saja aku dapat menahan rasa berbunga-bunga di hatiku. Aku langsung mengajak ibuku untuk segera membeli poster Shinee.
Vega Norma Rafika Putri (X-6/28)
Berbelanja dengan Ibu
Sore itu aku berjalan-jalan di sebuah pusat perbelanjaan dengan ibuku. Disana kami membeli barang-barang untuk keperluan sehari-hari. Kami berjalan-jalan dari ujung ke ujung untuk mencari semua keperluan. Sewaktu ibuku sedang membeli sebuah barang, aku bertemu dengan seorang temanku. Kemudian kami mengobrol sebentar sambil menunggu ibuku selesai.
Marista Puspita Sari ( X6 / 16 )
Pada saat itu temanku mengajak ku untuk pulang bersamanya. Aku meminta ijin kepada ibuku apa boleh aku pulang bersama temanku ( Laela R.F). Tetapi sayangnya ibuku tidak memperbolehkannya, muka temanku terlihat sedikit kecewa. Kemudian aku melanjutkan berbelanja dengan ibuku, kami bolak-balik mencari keperluan yang masih belum dibeli. Sedikit demi sedikit keperluan yang dicari sudah terbeli semua. Lalu kami melanjutkan perjalanan untuk pulang kerumah.
Pada waktu perjalanan pulang kerumah aku bertabrakan dengan angin sepoi-sepoi sehingga rambutku menjadi acak-acakan. Sesampainya dirumah adikku keheranan dan dia menggunjing aku, aku tahu apa yang adikku tertawakan. Akupun kemudian masuk kamar untuk merapikan rambuttanpa menghiraukan adikku
( M. Viki L).
Jumat, 02 September 2011
Superstar Hinggap di Escalator
Sore itu aku berjalan-jalan disebuah pusat perbelanjaan dengan temanku. Ketika pertama masuk aku menjumpai baju-baju yang sedang ngetrend. Setelah melihat-lihat aku berlanjut menuju lantai atas. Tiba-tiba aku terkejut karena di lantai kedua ini bertemu dengan Bapak Presiden SBY. Wuih…. Aku terkagum-kagum.
Setelah bercakap-cakap dengan security setempat aku tahu bahwa Pak SBY sedang melakukan survey dadakan di pusat perbelanjaan tersebut. Sampai akhirnya akupun mengajak Pak SBY untuk berfoto namun na’as aku malah ditendang oleh bodyguard Pak SBY. Lalu akupun istirahat sejenak. Meski aku ditendang aku mondar-mandir untuk memfoto beliau. Tiba-tiba suasana pusat perbelanjaan menjadi ramai&gaduh, setelah aku dekati ternyata Pak SBY membeli pakaian fashion cowok korea.
Lalu aku berjalan-jalan sebentar sambil memikirkan cara bagaimana aku bisa berfoto dengan beliau . karena saat berpikir aku sambil berbisik-bisik, Pak SBY menoleh ke arahku seakan beliau mendengar seluruh perkataanke tadi. Dan akhirnya beliaupun mendekatiku dan mau berfoto denganku dan body guard yang tadi menganiayaku meminta maaf denganku .
--- Aguston Hidayat Putra (X.6/01) ---
Kamis, 01 September 2011
Pengalamanku yang Membingungkan
Sore itu aku berjalan-jalan di sebuah pusat perbelanjaan dengan adik saya. Lalu kami melihat baju-baju yang sedang didiskon pada hari itu. Setelah itu kami berjalan-jalan di sekitar timezone untuk memilih permainan yang akan kami mainkan. Sebelum kami memainkan permainan di timezone, kami membeli koin terlebih dahulu. Setelah itu kami bermain permainan bola basket dan langsung mengakhirinya karena kami sudah bosan.
Selanjutnya kami memutuskan untuk membeli beberapa cemilan / makanan karena kami mulai lapar. Lalu kami pergi untuk membeli makanan yang ada di supermarket di dalam pusat perbelanjaan. (Fawwaz) Lalu aku dan adikku melihat sebuah makanan yang kelihatanya sangat enak. Setelahkami mendekat ke makanan itu dan akan mengambilnya, ternyata makanan itu adalah bolang-baling. Lalu setelah kami mengetahui bahwa itu bolang-baling, kami mengurungkan niat untuk membelinya. Kaena kami sama-sama tidak begitu suka dengan makanan tersebut.
Tiba-tiba adikku berlari menuju sebuah kios makanan. Akupun segera bergegas mengejarnya, dan aneka seba-serrbi makanan ringan yang kulihat. Lalu datang suara menggelegar dari angkasa. Akhirnya kami putuskan untuk makan di kios terakhir tersebut. (Aguston)
MUHAMMAD ALFIAN WIDIYANTO ( X-6 / 17 )
Langganan:
Postingan (Atom)