About Me

Foto Saya
Warsinem Berkonde
WARGA SIJI ENEM BERNAFSU KOMPAK DAN PENUH IDE | X6 SMANSSA 2011/2012 °\(^▿^)/°
Lihat profil lengkapku

Orener's

Minggu, 04 September 2011

Berbelanja dengan Ibu

          Sore itu aku berjalan-jalan di sebuah pusat perbelanjaan dengan ibuku. Disana kami membeli barang-barang untuk keperluan sehari-hari. Kami berjalan-jalan dari ujung ke ujung untuk mencari semua keperluan. Sewaktu ibuku sedang membeli sebuah barang, aku bertemu dengan seorang temanku. Kemudian kami mengobrol sebentar sambil menunggu ibuku selesai.
         Pada saat itu temanku mengajak ku untuk pulang bersamanya. Aku meminta ijin kepada ibuku apa boleh aku pulang bersama temanku ( Laela R.F). Tetapi sayangnya ibuku tidak memperbolehkannya, muka temanku terlihat sedikit kecewa. Kemudian aku melanjutkan berbelanja dengan ibuku, kami bolak-balik mencari keperluan yang masih belum dibeli. Sedikit demi sedikit keperluan yang dicari sudah terbeli semua. Lalu kami melanjutkan perjalanan untuk pulang kerumah.
        Pada waktu perjalanan pulang kerumah aku bertabrakan dengan angin sepoi-sepoi sehingga rambutku menjadi acak-acakan. Sesampainya dirumah adikku keheranan dan dia menggunjing aku, aku tahu apa yang adikku tertawakan. Akupun kemudian masuk kamar untuk merapikan rambuttanpa menghiraukan adikku 
( M. Viki L).

Marista Puspita Sari ( X6 / 16 )


Jumat, 02 September 2011

Superstar Hinggap di Escalator


Sore itu aku berjalan-jalan disebuah pusat perbelanjaan dengan temanku. Ketika pertama masuk aku menjumpai baju-baju yang sedang ngetrend. Setelah melihat-lihat aku berlanjut menuju lantai atas. Tiba-tiba aku terkejut karena di lantai kedua ini bertemu dengan Bapak Presiden SBY. Wuih…. Aku terkagum-kagum.
Setelah bercakap-cakap dengan security setempat aku tahu bahwa Pak SBY sedang melakukan survey dadakan di pusat perbelanjaan tersebut. Sampai akhirnya akupun mengajak Pak SBY untuk berfoto namun na’as aku malah ditendang oleh bodyguard Pak SBY. Lalu akupun istirahat sejenak. Meski aku ditendang aku mondar-mandir untuk memfoto beliau. Tiba-tiba suasana pusat perbelanjaan menjadi ramai&gaduh, setelah aku dekati ternyata Pak SBY membeli pakaian fashion cowok korea.
Lalu aku berjalan-jalan sebentar sambil memikirkan cara bagaimana aku bisa berfoto dengan beliau . karena saat berpikir aku sambil berbisik-bisik, Pak SBY menoleh ke arahku seakan beliau mendengar seluruh perkataanke tadi. Dan akhirnya beliaupun mendekatiku dan mau berfoto denganku dan body guard yang tadi menganiayaku meminta maaf denganku .

--- Aguston Hidayat Putra (X.6/01) ---

Kamis, 01 September 2011

Pengalamanku yang Membingungkan

Sore itu aku berjalan-jalan di sebuah pusat perbelanjaan dengan adik saya. Lalu kami melihat baju-baju yang sedang didiskon pada hari itu. Setelah itu kami berjalan-jalan di sekitar timezone untuk memilih permainan yang akan kami mainkan. Sebelum kami memainkan permainan di timezone, kami membeli koin terlebih dahulu. Setelah itu kami bermain permainan bola basket dan langsung mengakhirinya karena kami sudah bosan.

Selanjutnya kami memutuskan untuk membeli beberapa cemilan / makanan karena kami mulai lapar. Lalu kami pergi untuk membeli makanan yang ada di supermarket di dalam pusat perbelanjaan. (Fawwaz) Lalu aku dan adikku melihat sebuah makanan yang kelihatanya sangat enak. Setelahkami mendekat ke makanan itu dan akan mengambilnya, ternyata makanan itu adalah bolang-baling. Lalu setelah kami mengetahui bahwa itu bolang-baling, kami mengurungkan niat untuk membelinya. Kaena kami sama-sama tidak begitu suka dengan makanan tersebut.

Tiba-tiba adikku berlari menuju sebuah kios makanan. Akupun segera bergegas mengejarnya, dan aneka seba-serrbi makanan ringan yang kulihat. Lalu datang suara menggelegar dari angkasa. Akhirnya kami putuskan untuk makan di kios terakhir tersebut. (Aguston)

MUHAMMAD ALFIAN WIDIYANTO ( X-6 / 17 )
Rabu, 31 Agustus 2011

Ngabuburit Bersama Keluarga

Sore itu aku berjalan-jalan disebuah pusat perbelanjaan dengan keluargaku.Kami berencana membeli baju-baju untuk dipakai disaat lebaran.Kami memilah-milah  baju yang cocok untuk kami.Setelah kami mendapatkan baju yang kami inginkan,kami bergegas untuk pulang.Tak terasa sudah hampir berbuka puasa,dan ibu mengajak kami untuk berbuka dirumah makan terdekat.
Kami menyetujuhi ajakan ibu dan segera menuju rumah makan terdekat.Sesampainya disana kami bertemu dengan pengemis tua,hatiku tersentuh.Pengemis tua itu terlihat lelah dan kelaparan.Dengan pakaian compang-campingnya ia berulang kali memegangi perutnya.Tak lama kemudian ibu menghampirinya.Ibu mengajaknya untuk berbuka puasa bersama kami.
Pengemis tua tadi melahap makan –makanan yang tersedia dimeja.Karena terlalu lapar,pengemis itu makan dengan lahab dan tergesa-gesa.Setelah berbuka puasa aku,keluarga dan pengemis tadi meninggalkan rumah makan, saat diperjalanan ibu mendengar adzan isya. Lalu kami semua bergegas menuju masjid terdekat untuk melaksanakan solat isya dan tarawih sampai selesai.
Febriandita A.P
X6/12
Senin, 29 Agustus 2011

Pengalaman Terburuk Ketika Berada Disebuah Pusat Perbelanjaan


Sore itu aku berjalan – jalan disebuah pusat perbelanjaan dengan teman – temanku. Disitu aku dan teman – temanku melihat berbagai macam buah – buahan yang seakan menggoda untuk dimakan. Tetapi hari ini aku puasa, akhirnya aku melanjutkan perjalanan dan melihat – lihat berbagai macam baju. Disitu banyak sekali baju – baju yang bagus. Akhirnya aku pun membeli dua buah baju untuk adik – adikku.
Tidak terasa waktu pun sudah menunjukkan jam 16 lebih 05 menit, aku dan teman – teman bergegas untuk mencari masjid didaerah pusat perbelanjaan itu. Karena didaerah itu tidak ada masjid, aku dan teman – teman tidak jadi shalat dan langsung pergi ke warnet untuk bermain game (Andy). Tetapi awan pun seakan tertawa melihat aku dan teman – temanku tidak shalat. Aku pun malu dan mondar – mandir kebingungan karena waktu sudah semakin sore. Pukul 17.00 HP-ku berbunyi, ternyata ada sms dari ayahku, beliau bertanya “udah shalat dek?”.
Aku mondar – mandir kebingungan menjawab sms beliau. Setelah dipikir – pikir aku harus menjawabnya dengan jujur. Beberapa menit kemudian terdengar sms dari beliau dan menyuruhku untuk segera pulang agar bisa shalat di rumah. Akhirnya aku pun memutuskan untuk pulang (Dhea).

Rozzy Sulistiawan
x-6 / 26