About Me

Foto Saya
Warsinem Berkonde
WARGA SIJI ENEM BERNAFSU KOMPAK DAN PENUH IDE | X6 SMANSSA 2011/2012 °\(^▿^)/°
Lihat profil lengkapku

Orener's

Kamis, 01 Desember 2011

Ini Ceritaku, Apa Ceritamu?


Hari ini istimewa. Semua tampak berbeda. Diriku, sekelilingku maupun langit diatas sana. Semuanya tampak amat bahagia seakan kebahagiaan hanya untuk hari ini.
Aku disini. Berdiri diantara rindangnya pepohonan yang mengelilingi bagian tengah dan pusat sekolahku. Mencuri dengan ekor mata, teman-temanku yang tampak bahagia menyambut bel keramat pukul 13.45 –hanya menurutku -. Tanpa sadar tercipta seulas senyuman dari bibirku.

Aku masih disini. Hanya melihat sekelilingku, didepanku. Ada yang menarik disana. Rerumputan itu, mulai tumbuh dan menampakkan dirinya ke atas tanah. Sangat banyak. Seperti sebuah pasukan zombi yang baru saja bangun dari tidur panjangnya-hei tunggu, bukankah tidak ada zombi warna hijau?- yang seakan siap bertempur dengan musuh-musuhnya.

Disini cantik. Begitu kata pikiranku. Tetapi kurasa akan lebih cantik jika kita mampu melihat diatas mereka. Melihat seberapa luas mereka dan seberapa kecil kita.
Kaki-kaki kecilku melangkah menaiki satu per satu anak tangga di koridor timur, di samping kanan ruang guru depan ruang pertemuan. Benar juga tebakanku, disini memang terlihat lebih ’hebat’ dibandingkan dibawah sana. Rerumputan kecil itu tampak ramah dari sini. Mewarnai tanah tak berjiwa itu hingga menjadi hijau ramah nan menyegarkan. Lebih dari yang kukira, ternyata disini bukan hanya ’hebat’ tetapi telah menjelma menjadi sangat-’menawan’.

Banyak hal yang tak terlihat dibawah sana mejadi amat jelas diatas sini. Gedung-gedung itu, awan, matahari dan- hei ada burung perkutut hijau! Sedang berkejaran yang mungkin lebih tepat dibilang ’pacaran’ karena kurasa mereka tengah bekerjasama membuat sarangnya. Benar bukan?

Otakku berputar. Burung saja bisa begitu bersemangat bekerjsama tetapi mengapa manusia tidak? Memikirkannya membuatku sekali lagi tersenyum sendiri. Sudahlah, aku tak mau merusak hariku dengan pertanyaan seperti itu. Bicara tentang hariku, kurasa cukup untukku menikmati ciptaan tuhan kali ini. Sudah sore, aku melihat jamku. Jam 3. Ha? Jam 3? Oh tidak ini sudah terlalu terlambat. Okey kalau begitu, kurasa aku harus mencukupkan ceritaku sampai disini. Sampai bertemu lagi. 



Yoll_La (30)
Jumat, 04 November 2011

Lapangan SMANSSA 4 Oktober 2011

Begitu saya turun dari anak tangga yang menghubungkan kelas atas dengan kelas bawah, tepat di depan saya terbentang sebidang tanah persegi panjang. Tanah yang tidak terlalu luas tetapi bisa dikatakan cukup untuk sebuah lapangan sekolah ini sedang dalam proses pembangunan. Ketika saya sampai di depan lapangan udara sejuk langsung terasa, ditemani angin semilir yang bertiup ke arah selatan menambah suasana yang damai. Saat saya duduk dibawah pohon jambu air, tepat ditengah lapangan terlihat 2 orang lelaki paruh baya sedang menanam rumput. Tidak jauh dari 2 orang lelaki tersebut, terlihat seseorang sedang menggaruk pasir. Mereka adalah para pekerja yang sedang membangun lapangan baru sekolah saya.
D isebelah kanan lapangan terdapat sebuah perpustakaan yang rencananya juga akan di renovasi. Pohon apel jawa dan jambu air terlihat menghiasi halaman didepan perpustakaan. Selain perpustakaan disana juga terdapat dapur dan ruang kelas X7-X9. Di depan kelas X7, terlihat sosok seorang guru laki-laki sedang berbincang-bincang dengan guru Bahasa Indonesia saya.
Setelah itu kuarahkan pandanganku ke depan. Terlihat pohon palm berjajar-jajar menghiasi taman  yang berada di depan kelas XI dan X atas. Nampak beberapa siswa sedang duduk di depan koridor kelas. Beberapa diantara mereka sedang memperhatikan lapangan yang sedang di bangun.
Di pinggir lapangan nampak seorang laki-laki berdasi sedang mengamati para pekerja. Di sekitar lapangan tersebut terdapat jalan setapak yang melingkari sepanjang lapangan yang baru saja dibuat  dengan lapisan semen dan bata. Di sebelah kiri lapangan terlihat 2 tower air yang berdiri kokoh di sebidang tanah bekas bongkaran gedung lama. Terlihat juga ruang kelas XII yng di depannya terdapat rumput hijau, pohon belimbing dan pohon mangga yang menghiasi taman depan kelas.


Dian Ayu Purnasari
X6/08
Rabu, 02 November 2011

     
Muhammad Iqbal
18
X-6
Warna Baru SMAN 1 Salatiga

           Tatkala mentari bersinar terang yang menghangatkan jiwa, nampak tanah berpasir hening tak bernyawa. Terdengar senandung melodi nyanyian burung nan indah serta tanaman-tanaman hias yang memanjakan mata dengan keindahannya. Kupandang langit biru nan elok serta kupu-kupu menari dengan anggun menandakan hari cerah akan datang. Kualihkan pandanganku ke tanah berpasir yang menyuguhkan suasana hening di hati. Kudengar suara gemericik air dari cakrawala. Benar saja. Kupandang seorang meneteskan air segar untuk memandikan rerumputan yang kering kerontang. Terpampang juga tiang menjulang tinggi berlambang keberanian serta ketangguhan. 
            Ketika kutengok ke arah kanan, kupandang pepohonan nan rindang yang menyejukan hati serta bangunan kokoh nan indah tempat dimana murid menimba ilmu.
            Kulihat tanaman-tanaman indah nan elok di tepian, terlihat juga tangga berjajar rapi yang kiranya telah termakan waktu. Walau termakan usia, tapi telah diisi kenangan masa lalu yang tak terlupakan. Di sini, di sekolah ini, kan ku ciptakan prestasi setinggi langit yang mencerahkan masa depanku, walau waktu kan menghadang, walau semangatku kan goyah, ku kan terus gapai cita-citaku.

“dream don’t turn to dust”
Senin, 24 Oktober 2011

Lapangan SMAN 1 Salatiga ( Muhammad Risti Romawi Putra/X6/19)

          Begitu pelajaran Bahasa Indonesia dimulai tema hari itu adalah observasi lapangan sekolah. Begitu aku keluar dari kelas terlihat sebuah pemandangan yang luas nan indah. Kira-kira luas lapangan itu 50mx40m. Udara semilir menyambutku sesampainya di sana. 
          
          Disebelah timur lapangan terdapat kompleks kelas XI yang membuat suasana menjadi ramai. Di depan kelas-kelas itu terdapat pepohonan yang menjadikan lapangan kian asri. Terdapat juga pohon apel ijo yang rindang daunnya. Sebuah tiang bendera setinggi 25m bediri kokoh. Tetapi sayangnya terdapat tempat sampah dan karung yang membuat pandangan terasa kurang nyaman untuk dipandang. Adapun tujuan tempat sampah tidak lain adalah untuk tempat membuang sampah tetapi peletakannya tidak sesuai. 

          Ketika pandanganku beralih ke sebelah barat lapangan, terlihat olehku karangan bunga yang berjejer dan menghiasi sudut-sudut lapangan. Kemudian berjejer-jejer berbagai pohon-pohon besar seperti mangga. Tepat disamping tangga sebelah barat nampak gerobak pasir yang usang.

        Terlihat diselatan lapangan nampak kesibukan para siswa yang melakukan pencatatan observasi. Mereka membawa sebuah buku dan alat tulis yang penuh akan pengetahuan. Sebuah pohon jambu berdiri tegak tepat di depan kelasku yang kira-kira umurnya mencapai puluhan tahun. Kadang-kala saat pohon tersebut berbuah tak lain dan tak bukan adalah kelasku yang suka mengambil buahnya. 

         Aku menundukan pandanganku kebawah sebentar sambil melihat bagian bawah lapangan. Aku melihat hamparan pasir yang luas dan ditanami rumput-rumput yang hijau nan segar. Pandanganku beralih ke tengah-tengah lapangan dan memusatkan pada para pekerja lapangan. Mereka dengan giatnya mengairi rumput-rumput kecil tersebut agar menjadi subur. Tetapi juga terdapat karung-karung dan bahan bangunan yang tidak enak dipandang. Selain tiu juga terdapat tali rafia yang panjang dan tidak lain sebagai pembatas agar murid tidak dapat melewati lapangan. Tak terasa waktupun sudah selesai, akhirnya kami kembali ke kelas untuk mengembalikan alat tulis dan beristirahat.

(Paragraf deskripsi pola observasi)
Sabtu, 22 Oktober 2011

Style Anyar Lapanganku (Azka Hariz 5)


Lapangan SMA N 1 baru di renovasi. Lapangan yang di kelilingi oleh gedung-gedung sekolah seperti menjadi pusat dari sekolah  itu sendiri.
 Bila kita amati daari kelas X-8 maka di sebelah kanan akan terlihat berupa pepohonan yang berada 3 meter dii sebelah kanan lapangan. Ada juga lintasan lari yang mengelilingi lapangan yang terbuat dari batubata yang dihancurkan. Ada juga tiang bendera yang sementara di buat. Banyak  karung berjejer tepat di samping kanan lapangan. Seeorang yang memakai baju biru celana coklat ke abu-abuan dan memakai topi merah yang badannya agak gendut sedang meliahat pembuatan lapangan tersebut. Ada juga orang yang sedang meratakan pasir yang ada di lapangan tersebut. Tepat di sebelah  kanan lapangan ada kompleks gedung kelas IX.
Rabu, 19 Oktober 2011

Lahan Lapangan Sekolahku


Pagi hari di bawah terik matahari aku megamati proses pembentukan lapangan sekollahku. Di tengah-tengah lapangan nampak pekerja lapangan yang sedang menyirami rumput calon penghuni lapangan. Rumput ini katanya di datangkan langsung dari Jepang. Lalu aku mengamati di sebelah barat lapangan tersebut terdapat ruang perpustakaan. Di ruang perpustakaan ini sudah terlihat rimbun karena di depannya sudah terdapat 1pohon besar yakni pohon apel belanda. Lalu di samping pohon apel belanda ini di sana juga Nampak beberapa pekerja sedang membenahi tiang bendera sekolahku yang baru. Di belakang tiang bendera tersebut banyak deretan kelas XI.
Di sebelah kiri lapangan juga terlihat agak gersang. Karena di pojok depan kelas XII IA 6 itu dulunya adalah gedung yang di bongkar jadi terlihat gersang. Pohon baru yang di tanam di situpun juga tampak layu. Setelah mengamati di depan kelas XII IA 6 aku mengamati di sebelah kiri paling pinggir lapangan di sini juga tampak teduh karena banyak sekali pohon yang tumbuh subur. Selain itu juga banyak bunga-bunga. Itu tadi sekilas deskripsi lapangan sekolahku

Aguston H.P.
      X6/01

LAPANGAN SMA 1 SALATIGA


ditemani angin yang bergerak disela-sela anak sepuluh enam terdapat angin yang berhembus dengan alunan rendah. terlihat lapangan yang baru di bangun.
lapangan tersebut baru saja direnovasi dan belum jadi. para pekerja bekerja dengan keringat yang bercucuran. rumput masih tampak kuning karena baru di tanam. lapangan tersebut selalu di kelilingi bangunan yang megah. di sebelah barat lapangan terdapat kelas XI yang berdiri dengan indah dan didampingi pohon palm, pohon rambutan dan pohonyang lainya, di sebelah timurnya terdapat banyak ruangan antara lain ruang guru, ruang laboratorium tik, uks, kantor kepala sekolah, kantor bk dan lain-lain. disebalah selatan lapangan terdapat kelas XII yang berdiri dengan kokohnya. disebelah utaranya terdapat perpustakaan kelas X. salah satunya kelas tercintaku yaitu X 6.
pelajaran pada hari itu sungguh menyenangkan.
gutomo saputro
X6/13
Selasa, 18 Oktober 2011

berjalan-jalan ke mall


Sore itu aku berjalan-jalan di sebuah pusat perbelanjaan dengan kakek saya. Aku melihat orang-orang berlalu lalang. Sambil menenteng-nenteng banyak belanjaan. Aku dan kakek kemudian menuju ke tempat pakaian. Di sana aku melihat-lihat  banyak pakaian dengan beragam rupa dan harga.

Setelah beberapa saat berkeliling akhirnya pandangan mataku jatuh pada sebuah baju berwarna biru. Tapi pakaian itu bermodel untuk cewek dan akhirnya aku membelinya. Banyak orang-orang melihat aku dengan terheran-heran. Aku bolak-balik untuk mencaribaju yang lainnya. Setelah menemukan yang cocok aku mencoba kaos itu. Setelah ukuran sesuai akhirnya aku membayarnya.

Aku melihat-lihat di sekelilingku, tidak terlihat sosok lelaki tua yng menemani aku. Aku berteriak-teriak memanggil nama kakekku. Dari kejauhan terdengar jawaban dari lelaki tua yang tak lain adalah kakekku. Ternyata kakekku sedang berbincang-bincang dengan wanita muda yang cantik dan sexy, dengan perasaan jengkel aku mengajak kakekku pulang ke rumah.

Octavian Addis W/22

Lapangan Sma 1 Salatiga (Octavian Addis W)


Pada hari selasa tanggal 3 Oktober 2011,  aku dan kawan-kawan mendapat tugas untuk mengamati lingkungan sekitar lapangan sekolahku yang sedang direnovasi. Sambil berdiri di bawah pohon jambu aku mengamati lingkungan sekitarku. Melihat di arah kananku ada 2 buah pohon jambu yang berdiri tehak dengan buahnya yang sudah mulai matang, setelah itu terdapat ruangan perpustakaan yang cukup luas yang didalamnya terdapat ratusan buku-buku. Dan didepan perpustakaan itu terdapat 1 buah tempat sampah.

Lalu memandang jauh di depanku terdapat bangunan yang cukup besar yaitu ruang kelas untuk kelas 12 tentunya. Dan dari kejauhan nampak tempat sampah. Maju beberapa meter kedepan dari bangunan tersebut kita dapat melihat ada beberapa pohon yang tampaknya mati karena tak berdaun sedikitpun. Dan tepat didepan pohon tersebut tampak tumpukan batu paving yang akan digunakan untuk membuat trotoar kecil yang mengitari lapangan baru SMA 1 yang sedang dibangun.

Lalu melihat ke sebelah kiri terdapat anak tangga yang tersusun rapi yang biasanya dilalui oleh guru-guru untuk menuju ke ruang guru. Lalu tepat disebelah tangga tersebut terdapat 2 papan pengumuman yang biasa digunakan untuk menempelkan informasi-informasi penting. Di sebelah kiriku juga terdapat kamar mandi yang biasa digunakan oleh para siswa. tepat di depan kamar mandi terdapat 2 karung yang berisikan rumput yang siap ditanam di lapangan SMA 1 untuk membuat lapangan kita lebih bagus dan hijau pastinya.

lapangan


     selasa, 4 oktober 2011, aku dan teman-teman mendapatkan tugas untuk mengamati lapangan sma negeri 1 yang sedang di renovasi. kami lalu keluar kelas untuk mengamati lapangan tersebut. terlihat beberapa pekerja sedang menanam rumput, ada juga yang sedang menyiraminya. ketika pandanganku lurus ke depan, aku melihat ada beberapa karung beras yang berisi rumput, ada juga cangkul yang berada di tengah lapangan. di hadapanku juga terlihat kelas XII, di depan ruang kelas XII terdapat beberapa pohon, dan tanah kosong.
      ketika melihat ke arah kanan, aku melihat ruang perpustakaan dan beberapa ruang kelas XI. di sebelah kanan juga terdapat pohon apel hijau, pohon jambu, dan beberapa pohon yang bentuknya mirip pohon cemara. di bagian bawah pohon-pohon itu, terlihat juga seorang pekerja yang sedang menanam rumput.
     dan ketika mataku melihat ke arah kiri, aku melihat ruang BK yang depanya terdapat pohon jambu yang besar dan buahnya menggiurkan. karena buahnya lebat dan besar-besar. di sebelah kiri ruang BK terdapat toilet. di sisi kiriku juga terdapat tangga menuju arah ruang guru dan ruang kelas X. di bawah tangga juga terdapat gerobak para pekerja.

     andy prasetyo (X6/02)

Wajah Baru Lapangan Kita


          Tanggal 4 Oktober 2011 aku dan teman – teman mendapatkan tugas mengamati lapangan sekolah SMA N 1 Salatiga dan kegiatan ini dilakukan diluar kelas. Begitu keluar dari kelas udara terasa sejuk sekali dikarenakan banyak pohon yang tumbuh hijau disekitar lapangan SMA N 1 Salatiga. Pandanganku langsung tertuju di lapangan itu, hari ini di lapangan itu terdapat banyak pekerja yang sedang menanami rerumputan untuk penghijauan lapangan. Rumput yang sudah hidup terasa enak dipandang mata, rumputnya bagus sekali karena rumput itu bukan rumput biasa, beda dari yang lain yang katanya didatangkan langsung dari luar negeri. Disitu juga ada pekerja yang sedang menyirami rumput, ada juga tiang bendera yang gagah dan kokoh berdiri di samping lapangan, tiang bendera itu adalah sumbangan dari alumni SMA N 1 Salatiga yang masih ingat dan mencintai sekolahnya dulu.
Ketika kuarahkan pandanganku ke sebelah kanan lapangan, disitu ada banyak sekali tong sampah yang berbaris rapi supaya siswa-siswi SMA N 1 Salatiga rajin membuang sampah pada tempatnya. Pepohonan seperti pohon apel jawa dan jambu air pun melengkapi pemandangan indah ini. Disitu juga ada alat pel dan ember untuk membersihkan lantai supaya bersih, sehingga disebelah kanan lapangan pun kelihatan bersih dan asri.
            Disebelah kiri lapangan pun juga tidak kalah indahnya, disitu ada tower air untuk mencuci tangan ketika siswa-siswi selesai makan dan jajan saat istirahat. Pandanganku langsung tertuju di pohon palem banyak, pohon itu berbunga merah muda dan ada putihnya juga, sangat bagus sekali untuk dilihat dan pohon mangga kecil pun juga melengkapi keindahan itu. Disitu juga ada pekerja yang sedang menyiram rumput, menggaruk pasir, dan ada juga yang menanami rumput. Setelah kenyang menikmati lapangan SMA N 1 Salatiga, aku dan teman - teman kembali ke kelas untuk mengabadikan coretan kisah ini di selembar kertas putih yang belum ternodai. 

Rozzy Sulistiawan
26

Lapangan Kita Hari ini


Lapangan Kita Hari ini
                Hari ini tepat pada tanggal 4 oktober 2011. Aku berserta teman teman mengamati keadaan lapangan yang berada di lingkungan sekolah. Beberapa obyek yang ku amati antara lain adalah pohon jambu air, pohon apel jawa.
        Di sebelah kananku terdapat beberapa ruang XI dan gundukan tanah yang sedang di tanami rumput, serta beberapa orang sang sedang menanam , dan tiang bendera yang sedang di bangun. Di sebelah depanku tetdapat tandon air , 4 pohon yang gundul serta semua kelas XII IPA maupun XII IPS.Dan terakhir tepat pada bagian kiriku terdapat ruang UKS, BK, toilet ,papan pengumuman dan terdapat beberapa jenis pohon yang tidak saya ketahui namanya.
 


NAMA : MUHAMMAD VIKI L
KELAS : x-6/20

Pemandangan Lapangan SMANSSA Pada Hari Ini

Hari ini, Selasa  4 Oktober 2011, kami semua diajak keluar oleh Bu Uswatun dalam pelajaran bahasa Indonesia. Pada siang yang sejuk ini, kami melihat-lihat keadaan lapangan SMAN 1 Salatiga. Keadaan disini sangat tenang dan cenderung sepi, karena ini masih jam pelajaran. Kondisi lapangan SMAN 1 Salatiga masih tergolong berantakan. Ini disebabkan lapangan tersebut sedang dalam proses renovasi yang memerlukan tenaga dan waktu yang sangat banyak.
Aku dan teman-teman sekelasku berpencar untuk mencari tempat yang nyaman untuk menikmati pemandangan. Aku dan beberapa temanku memilih duduk di depan ruang BK sambil berbincang-bincang. Di depanku, aku melihat ada banyak pekerja yang sedang bekerja untuk memperindah lapangan kami. Mereka memiliki tugas masing-masing, yaitu ada yang menyirami rumput, meratakan lapangan, menanami rumput, membuat tiang bendera, mengawasi para pekerja, dll. Ada juga gedung kelas XI yang berderet-deret disana.
Di sebelah kanan lapangan, terdapat beberapa tempat sampah yang penempatannya tidak beraturan. Ada juga bermacam-macam pohon besar yang tumbuh disekitar depan ruang perpustakaan. Ada pohon apel jawa, pohon jambu, dan beberapa yang tidak saya ketahui. Beberapa kelas X juga ada di deretan perpustakaan. Seperti kelas X-9, X-8, dan X-7.
Di sebelah kiri lapangan, terdapat seluruh bangunan kelas XII yang bertingkat. Ada juga dua tower air yang berdiri dengan gagahnya. Lahan yang ada di depan gedung kelas XII dulunya adalah bangunan yang sudah tua. Setelah dirobohkan, lahan itu belum dibangun lagi hingga sekarang. Rencananya akan dibangun tempat olahraga dan mushola. Tapi aku tidak tahu kebenarannya. Lahan itu juga sering digunakan siswa-siswi SMANSSA untuk berjalan. Disekitar sana, juga ada beberapa pohon yang biasa digunakan untuk berteduh siswa-siswi kelas XII. Ada juga pohon-pohon yang sudah gundul.
Di belakangku, terdapat ruang BK dan toilet. Disebelah kanan ruang BK terdapat ruang UKS. Sedangkan mading/papan pengumuman ada disebelah kiri toilet.
Itulah keadaan pada siang hari di lapangan SMANSSA. Sejuk, sepi, tenang, dan damai. Biarpun matahari bersinar dengan sangat terik, tapi anginnya sangat sejuk dan sepoi-sepoi. Lingkungan SMAN 1 Salatiga akan lebih indah jika lapangan dan lahan yang masih kosong digunakan sebaik mungkin dan dihijaukan. Sehingga suasananya bisa terasa lebih nyaman. Semoga renovasi lapangan segera selesai dan hasilnya bisa maksimal. Jadi, siswa-siswi dan guru-guru dapat meinikmati keindahannya. Amin.

(TIA AYU SULISTYANA / X-6 / 27)

Lingkungan Sekitar Lapangan Baru SMANSSA


Di saat ku menuruni anak tangga di depan kelas X-4, terlihat lapangan SMA Negeri  1 Salatiga yang sedang dibangun. Kulihat para pekerja sedang melakukan tugasnya masing-masing, ada yang sedang menanam rumput, menyirami lapangan, dan memasukkan pasir ke dalam kantong. Ketika ku melihat lurus ke depan, aku dapat melihat ruang kelas XII dan pepohonon yang cukup rindang sehingga membuat suasana di depan ruang kelas XII sejuk. Antara kelas XII IPA 3 dan 4 terdapat tangga menuju kelas XII IPS. Aku juga melihat beberapa siswa menyusuri ruang-ruang kelas XII dan Cleaning Service (CS) sedang membersihkan kaca ruang kelas XII IPA 6.
Ketika aku menoleh ke sisi kanan, aku melihat pohon karpel dan pohon jambu air yang rindang dan mulai berbuah. Hembusan angin membuat daun-daun pepohohonan mendayu-dayu. Mataku tertuju pada salah satu ruang kelas XI IPA 6 yang terbuka, terlihat seorang guru sedang mengajar. Aku juga melihat beberapa siswa kelas XI IPA 4 yang berada di luar melihat para pekerja yang sedang bekerja, mungkin mereka berada di luar karena tidak ada guru yang mengajar. Di sisi kanan aku juga  melihat ruang kelas X 1-3 walaupun aku tidak dapat melihatnya dengan jelas karena terhalang daun-daun pohon karpel.
Ketika mataku terarah ke sisi kiri dari tempatku berdiri saat ini, aku melihat beberapa siswa kelas X-6 duduk di tangga depan kamar mandi yang sedang mangamati keadaan lapangan SMA Negeri 1 Salatiga. Pandanganku terpaku dengan mading yang terlihat tidak terurus dan pengumuman yang tertempel di mading tersebut juga sudah lama tidak diganti. Ku palingkan pandanganku menuju tangga yang biasanya aku lewati ketika aku berangkat dan pulang sekolah.
Vega Norma Rafika Putri (28/X-6)

Lapangan dan Sekitarnya


Ketika menuruni tangga di depan ruang kelas X-4, sudah terlihat lapangan SMAN 1 Salatiga yang sedang dibangun, lapangan ini cukup luas. Beberapa pekerja sedang melakukan tugasnya. Ku arahkan pandanganku ke kelas XII, ruang kelas yang berurutan dan didepannya terdapat pepohonan yang membuat suasananya berasa sejuk. Dari  posisi aku berdiri, aku juga dapat melihat tiang bendera baru dan beberapa siswa yang melintas di depan kelas XII
Mataku terarah ke sudut kelas yang terbuka, dari sini aku dapat melihat sebagian suasana kelas yang sebagian siswanya berada di luar kelas, dan ternyata itu adalah kelas  XI IPA 4. Daun pohon Karpel yang berada di depan perpustakaan mendayu-dayu terhembus angin saat itu. Pohon jambu air yang berada disana juga terkena hembusan angin. Ruang kelas XI IPA  5 dan 6 yang berwarna krem terlihat tenang, karena KBM sedang berlangsung. Di antara XI 5 dan 6 terdapat lorong sempit yang biasa digunakan untuk menuju ke lapangan basket.
Ku palingkan pandanganku ke sisi lain SMAN 1 Salatiga. Mading yang berada di depan salah satu kamar mandi yang ada di SMANSSA terlihat tak terurus, hanya ada beberapa artikel yang ditempel dan pengumuman yang sudah lama. Kulihat deretan anak tangga menuju ke ruang guru. Dan tangga itu yang biasa ku naiki saat aku berangkat sekolah menuju ke kelas.
Yiswi Indah (29/X-6)

Lapangan Baru Milik SMANSSA


Begitu aku menuruni anak tangga, ku lihat lapangan SMAN 1 Salatiga dan kelas – kelas yang ada disekitarnya. Dan di satu sisi aku melihat kelas XI IPA 4, 5 dan 6. Aku juga melihat dua orang siswi yang sedang berada di depan kelas XI IPA 4 yang sedang asyik memandangi lapangan, sedangkan XI IPA 5 dan 6 terlihat tenang karena sedang mengikuti KBM. Lorong yang berada di samping XI IPA 5 sangat sepidan sunyi. Hembusan angin membuat daun – daun pohon jambu air dan pohon apel hijau melambai-lambai.
Kemudian ada hal yang menarik perhatianku di deretan kelas XII. Suasananya terlihat sejuk karena ada beberapa pohon di depan kelas XII yaitu pohon belimbing dan mangga. Lalu ada juga CS yang sedang membersihkan jendela kelas XII IPA 6. Dan di lapangan juga ada para pekerja yang sedang membangun lapangan. Ada yang sedang menanam bibit rumput, ada juga yang sedang menyirami lapangan.
Dan tiba – tiba mataku terarah ke sebelah kiri dari tempatku berdiri sekarang. Nampak seorang guru yang sedang asyik mengambil foto di dekat tangga. Tangga tersebut merupakan tangga menuju ruang guru. Di samping tangga terdapat mading yang telah usang, ada beberapa artikel lama yang masih tertempel di sana. Lalu beberapa langkah dari mading, ada salah satu kamar mandi siswa di SMANSSA.
Febriandita A. P. (12/X-6)

Sekolahku Megah Hari Ini


Selasa, 3 oktober 2011, hari ini aku ditugaskan untuk mendeskripsikan sekolahku tercinta yang bukan lain adalah SMAN 1 Salatiga. Aku duduk di samping lapangan baru sekolahku, mengamati keadaan sekeliling dengan teman-teman sekelasku terutama marista yang duduk disampingku dan mengamati keadaan sekeliling bersamaku.
                Lapanganku sangat sejuk, banyak sekali pepohonan yang tumbuh. Setiap aku membelokkan pandanganku, selalu aku jumpai pohon-pohon yang menghijau. aku benar-benar mengagumi keadaan SMAN 1 hari ini, hari ini juga baru aku sadari bahwa SMAN 1 Salatiga mempunyai gedung dengan arsitektur yang sangat megah, lapangan yang belum selesai di renovasi sampai-sampai tidak mengurangi keindahan dari sekolahku ini.
                Aku memusatkan pandanganku ke depan, terlihat bebererapa tukang yang sedang merenovasi lapangan sekolahku, lapangan tersebut sedang di taburi pasir dan di pinggirnya terlihat  rumput-rumput  yang sedang di sirami oleh beberapa tukang, tukang-tukang tersebut rajin sekali untuk menyirami rumput di lapangan baruku. Aku tidak mengerti lapangan sekolahku ini akan dirancang sebagaimana rupa, tetapi aku yakin hasilnya akan sangat memuaskan jika dilihat dari kinerja para tukang yang begitu semangat. Selain lapangan yang sedang dalam tahap renovasi aku juga melihat gedung bertingkat dua yang ditempati oleh beberapa kelas X dan XI. Aku menoleh ke kanan, terlihat perpustakaan dan gedung kelas X, kelasku X6 juga berlokasi di gedung yang aku cermati sekarang. Berjejer pohon jambu yang buahnya sudah mulai matang ikut menambah syahdu suasana. Saat aku menoleh ke belakang, aku melihat ruang BK , kamar mandi , UKS, papan pengumuman , dan sebuah batu taman yang lumayan besar berdiri di depan ruang BK. Terakhir aku menengok ke sisi kananku, gedung kelas XII terlihat begitu jelas di tambah penampungan air tampak di dekat tangga gedung kelas XII
                Gedung-gedung di SMAN 1 Salatiga terbangun sangat rapi, apalagi jika lapangan sekolahku sudah jadi. Aku tidak sabar melihat sekolahku dengan lapangan barunya. Pasti akan sangat mengesankan.
Ita Billa Thifa X6/14